Pendidikan

10 Arti Akhiran -nya beserta Contohnya dalam Kalimat

Akhiran merupakan imbuhan yang diletakkan di akhir kata dasar yang dapat membentuk sebuah kata baru namun tetap memiliki arti yang berkaitan dengan kata dasar pertama. Ada banyak jenis akhiran yang digunakan dalam Bahasa Indonesia, salah satu yaitu akhiran -nya. Akhiran -nya biasanya dijadikan sebagai kata ganti dari kepemilikan yang mana digabungkan dengan sebuah kata dasar yang nantinya tidak akan mengubah definisi dari kata dasar tersebut.

Tak hanya menjadi kata ganti yang menyatakan sebuah kepemilikan, namun akhiran -nya juga dapat menunjukkan sesuatu. Penggunaan kata -nya, entah digunakan sebagai kata ganti ataupun penunjuk merupakan hal yang sangat umum digunakan dalam kalimat Bahasa Indonesia. Berikut ini penjelasan lebih lanjut terkait akhiran -nya beserta contohnya dalam kalimat sehari-hari.

1. Memiliki Arti “Hal yang Telah Dilakukan”

Akhiran -nya dapat menyatakan arti mengenai sebuah hal yang telah dilakukan. Biasanya akhiran -nya akan diimbuhkan pada sebuah kata kerja yang banyak ditemukan dalam kalimat.

Contoh :

  • Makan + nya = makannya
    • Adik makannya tidak teratur sehingga menyebabkan sakit mag adik kambuh kembali.
  • Kerja + nya = kerjanya
    • Adi kerjanya sangat cepat sehingga banyak pelanggan yang memujinya.
  • Belajar + nya = belajarnya
    • Kakak belajarnya sangat rajin, tak heran jika kaka selalu mendapatkan ranking di kelasnya.
  • Jalan + nya = jalannya
    • Kura-kura tersebut jalannya sangat lambat.
  • Tidur + nya = tidurnya
    • Adik tidurnya sangat pulas sehingga ibu tak tega membangunkannya.

2. Menyatakan Kepunyaan

Akhiran -nya dapat menyatakan sebuah makna kepunyaan atau milik saat diletakkan pada kata benda.

Contoh:

  • Meja + nya = mejanya
    • Ibu Guru menyuruh ketua kelas untuk meletakkan semua buku tugas di atas mejanya.
  • Bola + nya = bolanya
    • Adik menanggis karena bolanya hilang.
  • Baju + nya = bajunya
    • Bajunya kotor terkena lumpur saat bermain bola di lapangan tadi.
  • Komputer + nya = komputernya
    • Semua data tentang karya ilmiah itu tersimpan dalam komputernya.
  • Permainan + nya = permainannya
    • Permainannya dalam adu ketangkasan itu sangat hebat sehingga ia layak mendapat pujian.
  • Buku + nya = bukunya
    • Adik tidak sengaja menumpahkan susu ke atas bukunya.
  • Rumah + nya = rumahnya
    • Berdasarkan informasi yang kami dengar, rumahnya termasuk salah satu pemukiman yang akan terkena gusuran.
  • Pintu + nya = pintunya
    • Kami tidak bisa masuk karena pintunya terkunci.
  • Sepeda + nya = sepedanya
    • Andi menuntun sepedanya ke bengkel untuk menambal bannya yang bocor.
  • Minuman + nya = minumannya
    • Adik menghabiskan minumannya seusai olahraga tadi.

3. Berarti Sifat atau Keadaan

Akhiran -nya dapat berarti sifat ataupun kondisi/keadaan, apabila diimbuhkan pada kata sifat.

Contoh:

  • Sepi + nya = sepinya
    • Sepinya festival ini dikarenakan acara-acara di dalamnya yang tidak menarik lagi saat ini.
  • Malas + nya = malasnya
    • Sifat malasnya sangat susah untuk dirubah.
  • Keras + nya = kerasnya
    • Ibu bekerja dengan kerasnya agar bisa mencukupi segala kebutuhan keluarga selama ayah sakit.
  • Merdu + nya = merdunya
    • Merdunya suara burung-burung tersebut membuat suasana menjadi damai dan tenang.
  • Ramai + nya = ramainya
    • Ramainya suasana di pasar malam itu membuat orang-orang berdesak-desakan.
  • Rajin + nya = rajinnya
    • Sifat Rajinnya hanya pada saat-saat tertentu saja.
  • Rasa + nya = rasanya
    • Makanan buatan kakak rasanya hampir sama dengan buatan ibu.
  • Rapi + nya = rapinya
    • Di kelas kami tidak ada yang menandingi rapinya tulisan Mia.
  • Panjang + nya = panjangnya
    • Panjangnya jembatan ini seperti tidak berujung.
  • Kotor + nya = kotornya
    • Kotornya lingkungan di pasar tradisional membuat banyak orang beralih belanja ke minimarket.

4. Membentuk Kata Benda

Contoh:

  • Duduk + nya = duduknya
    • Setiap kali berkumpul, kami selalu mencari tempat yang duduknya lesehan.
  • Makan + nya = makannya
    • Saat mendengar telepon berdering, ia tergesa-gesa menyelesaikan makannya.
  • Bicara + nya = bicaranya
    • Tampaknya ia sedang menyembunyikan sesuatu, nada bicaranya tidak beraturan.

5. Menyatakan Objek Penderita

Contoh:

  • Me + pandang + nya = memandangnya
    • Setiap kali memandangnya, seperti mengingatkanku pada seseorang.
    • Ribuan lampu berkelap-kelip di pulau itu, saat kita memandangnya dari puncak menara.
  • Me + pukul + nya = memukulnya
    • Warga desa memukulnya hingga babak belur.
    • Dalam permainan bola kasti, Andi memukulnya hingga keluar lapangan.

6. Pembentuk Kata Keterangan

Contoh:

  • Agak + nya = agaknya
    • Akhir-akhir ini sikap Anna agaknya sedikit berubah.
  • Se + lama + nya = selamanya
    • Tidak selamanya hidup kita menderita, kadangkala dibalik penderitaan itulah kita menemukan kebahagiaan.
  • Se + tidak + nya = setidaknya
    • Setidaknya pertolongan pertama itu dapat menanggulangi resiko yang lebih berbahaya.
  • Rupa + nya = rupanya
    • Buku yang kau baca tadi rupanya buku yang selama ini aku cari.
  • Se + sungguh + nya = sesungguhnya
    • Apapun yang dia katakan, sesungguhnya sedikitpun aku tak percaya.
  • Se + benar + nya = sebenarnya
    • Apa yang dikatakan orang tuamu tadi, itu kenyataan dirimu yang sebenarnya.
  • Se + baik + nya = sebaiknya
    • Sebelum kau menyesal, sebaiknya kau segera menemuinya untuk minta maaf.
  • Se + andai + nya = seandainya
    • Semuanya akan baik-baik saja, seandainya kamu mendengarkan nasehat dokter.

7. Sebagai Penunjuk

Contoh:

  • Obat + nya = obatnya
    • Kakak pergi ke apotik untuk membeli obatnya Ayah.
    • Banyak orang mengatakan untuk hidup bahagia, obatnya cukup tersenyum.
  • Kamar + nya = kamarnya
    • Polisi menemukan banyak jarum suntik di dalam kamarnya.
    • Kami berempat tidur berhimpit-himpitan di kamarnya yang sempit.

8. Menyatakan Superlative

Apabila akhiran -nya ini di ikuti dengan kata ulang yang mendapat awalan se- dapat menyatakan superlative.

Contoh :

  • Sepandai-pandainya pencuri itu bersembunyi, akhirnya ia tertangkap juga.
  • Sebaik-baiknya kau menyimpan kebohongan itu, suatu hari pasti akan terbongkar juga.
  • Sebodoh-bodohnya dirimu, jika kau mau belajar dan ulet, segala sesuatunya pasti bisa kau pelajari.

9. Menyatukan kata yang berlawanan

Akhiran -nya dapat digunakan untuk menyatukan sebuah kata yang memiliki arti berlawannya.

Contoh:

  • Baik buruknya segala sesuatu itu, adalah akibat yang harus kita terima.
  • Cepat lambatnya, ia juga akan mengetahui kejadian yang sebenarnya.
  • Kami sudah mengukur luas hutan itu, kurang lebihnya memakan waktu seminggu untuk menjelajahinya.

10. Memberikan penekanan

Akhiran -nya dapat memberikan penjelasan atau penekanan pada suatu kata yang menunjukkan suatu ukuran pada kata dasar yang diikutinya.

Contoh:

  • Sudah waktunya adik mandi dan belajar.
  • Beratnya barang itu melampaui kemampuanku untuk mengangkatnya.
  • Susahnya pelajaran itu membuatku harus mengulanginya berkali-kali.
  • Bagaimana anak-anak bisa gemar membaca, jika harga buku mahalnya selangit.
  • Malasnya pemuda itu sungguh luar biasa.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai arti akhiran -nya beserta contohnya dalam kalimat. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

| |
Back to top button