Pendidikan

12 Contoh Imbuhan Serapan -Isme, -Isasi, -Logi, -Or dalam kalimat

Imbuhan serapan -isme, -isasi, -logi, dan -or merupakan beberapa jenis imbuhan serapan yang adadalam bahasa Indonesia. Keempat imbuhan tersebut merupakan imbuhan yang diserap dari bahasa Inggris. Keempat imbuhan itu sendiri mempunyai sejumlah makna, di mana makna imbuhan -isme, -isasi, -logi, -or tersebut antara lain sebagai suatu paham atau ajaran, proses atau menjadikan sesuatu, suatu cabang ilmu, serta pelaku suatu tindakan.

Untuk lebih memahami seperti apa keempat imbuhan serapan tersebut, berikut ditampilkan beberapa contoh keempatnya dalam format kalimat sebagaimana berikut ini!

  1. Kemudahan teknologi justru membuat manusia justru tejebak dalam konsumerisme.
    • Konsumerisme: konsumen + isme, imbuhan serapan: -sme, makna: paham yang menganggap bahwa tolok ukur kesuksesan seseorang terletak pada cara orag tersebut memakai atau mengkonsumsi barang tersebut.
  2. SMPN 77 tengah melakukan proses digitalisasi sistem pendidikan mereka.
    • Digitalisasi: digital + isasi, imbuhan serapan: -isasi, makna: proses mendigitalkan suatu hal.
  3. Hari ini, pak guru memberikan kami materi pembelajaran sosiologi.
    • Sosiologi: sosio + logi, imbuhan serapan: -logi, makna: pengetahuan atau ilmu yang membahas tentang dunia sosial.
  4. Semasa mudanya, Pak Azhar dikenal sebagai seorang orator umum.
    • Orator: orasi + or (dalam pengimbuhan ini, suku kata si dihilangkan dan menjadi huruf yang digabungkan dengan imbuhan -or), imbuhan serapan: -or, makna: orang yang pandai berorasi.
  5. Fanatisme suporter tim sepakbola itu amatlah tinggi.
    • Fanatisme: fanatik + isme (dalam pengimbuhan ini, suku kata tik dihilangkan dan diganti dengan imbuhan -isme), imbuhan serapan: -isme, makna: kepercayan yang kuat terhadap suatu ajaran ataupun hal.
  6. Sistem administrasi di SMAN 39 tengah dikomputerisasi.
    • Komputerisasi: komputer + isasi, imbuhan serapan: -isasi, makna: proses mengkomputerkan suatu hal.
  7. Andi resmi diterima di sebuah PTN di daerah Semarang dengan biologi sebagai jurusan yang dia pilih.
    • Biologi: bio + logi, imbuhan serapan: -logi, makna: ilmu yang mempelajari kehidupan makhluk hidup.
  8. Dalam ilmu komunikasi, orang yang menyampaikan suatu pesan lazim disebut sebagai komunikator.
    • Komunikastor: komunkasi + or, imbuhan serapan: -or, makna: orang yang mengirim suatu pesan atau orang yang memulai suatu proses komunikasi.
  9. Karya seni itu dia buat berdasarkan idealisme yang dia anut selama ini.
    • Idealisme: ideal + isme, imbuhan serapan: -isme, makna: berdasarkan cita-cita atau patokan yang ideal.
  10. Ibu-Ibu PKK RT 05 tengah melakukan sosialisasi mengenai demam berdasarh di GSG RT 05.
    • Sosiasliasi: sosial + isasi, imbuhan serapan: -isasi, makna: proses memasyarakatkan suatu hal sehingga suatu hal tersebut menjadi suatu hal yang merakyat dan mudah dipahami.
  11. Dalam diskusi tersebut, PAk Muchtar berperan sebagai seorang moderator.
    • Moderator: moderasi + or, imbuhan serapan: -or, makna: pemimpin rapat atau diskusi yang menjadi pengarah pada acara rapat atau diskusi tersebut.
  12. Beberapa tanaman di hutan tersebut rusak akibat aksi vandalisme sejumlah wisatawan yang tidak bertanggung jawab.
    • Vandalisme: vandal + isme, imbuhan serapan: -isme, makna: aksi pengrusakan hasil karya seni atau barang berharga lainnya, seperrti keindahan alam, dan sebagainya.

Demikianlah beberapa contoh imbuhan serapan -isme, -isasi, -logi, -or dalam kalimat. Untuk mengetahui beberapa contoh imbuhan lainnya, pembaca bisa membuka beberapa artikel ini, yaitu: contoh imbuhan serapan -man, -wan, -wati; contoh imbuhan ter- yang menyatakan superlatif; contoh kata berakhiran -ir dalam kalimat; contoh kalimat lah kah tah pun; contoh kata berimbuhan awalan dan akhiran; serta contoh kata berimbuhan dalam kalimat. Semoga bermanfaat dan mampu menambah wawsan bagi para pembaca sekalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

| |
Back to top button