Pendidikan

15 Makna Akhiran Kan- dan Contohnya dalam Kalimat

Akhiran atau sufiks merupakan imbuhan yang ditempatkan di bagian akhir dari sebuah kata. Banyak sekali jenis akhiran yang ada di dalam Bahasa Indonesia, salah satunya yaitu akhiran -kan. Akhiran kan- umumnya digunakan bersama dengan awalan di-, ber-, per-, me-, ataupun ter-. Bila akhiran -kan digunakan dalam kata kerja tanpa adanya awalan, maka kalimat yang terbentuk akan berupa kalimat perintah serta kata kerjanya dalam bentuk transitif. Nah berikut ini makna akhiran -kan dan contohnya dalam kalimat Indonesia yang dapat anda ketahui.

Tanpa Adanya Awalan

1. Membentuk Kata Kerja

Akhiran -kan memiliki fungsi untuk membentuk kata kerja. Semua kata yang disisipi akhiran -kan dengan tidak adanya awalan akan menjadi kata kerja. Tanpa awalan, akhiran -kan akan menjadi kata kerja imperatif.

Contoh :

  • Panas + kan = panaskan, (panaskan sup di atas meja itu sebelum makan malam).
  • Tulis + kan = tuliskan, (tuliskan surat ijin untuk adikmu yang tidak bisa bersekolah hari ini).
  • Bersih + kan = bersihkan, (sebelum ibu memarahimu, segera bersihkan semua kertas yang berserakan di kamarmu).
  • Rapi + kan = rapikan, (sambil menunggu ayah, rapikan semua barang-barang di dalam mobil itu).
  • Dingin + kan = dinginkan, (menjelang waktu tidur, dinginkan suhu di kamar adikmu terlebih dahulu).

2. Menyatakan Makna Sebabkan Jadi

  • Pada Kata Sifat, Contoh :
    • Tenang + kan = tenangkan, (mohon tenangkan anak-anak yang berada di ruangan itu).
    • Ramai + kan = ramaikan (untuk menyambut perayaan ulang tahun sekolah, mari kita ramaikan dengan karya-karya seni).
    • Hijau+ kan = hijaukan,  (mari kita hijaukan bumi dengan menjaga lingkungan di sekitar kita).
  • Pada Kata Kerja, Contoh :
    • Putus + kan = putuskan, (sebaiknya kau segera putuskan apa yang yang menjadi pilihanmu).
    • Cari + kan = carikan, (carikan beberapa sales untuk mengisi pekerjaan yang kosong tersebut).
    • Ambil + kan = ambilkan, (segera ambilkan perlengkapan P3K untuk bapak itu).
  • Pada Kata Benda (Memiliki sifat khusus), Contoh :
    • Hutan + kan = hutankan, (hutankah lahan tersebut sebagai lahan hijau kota).
    • Kotak + kan = kotakkan, (kotakkan benda-benda itu sesuai jenisnya).

3. Mendapatkan Makna Sebabkan Jadi Berada

Untuk mendapatkan makna ini, akhiran -kan biasanya ditempatkan pada kata benda yang bisa menyatakan sebuah tempat.

Contoh :

  • Pinggir + kan= pinggirkan, (pinggirkan sampah-sampah yang berserakan di depan pintu itu).
  • Tepi + kan = tepikan, (tepikan sebentar kendaraan ini di bahu jalan).

4. Mendapatkan Makna Lakukan

Untuk mendapatkan makna “lakukan”, maka biasanya akhiran -kan ini diletakkan pada kata kerja yang mana menyatakan sebuah tindakan.

Contoh:

  • Lempar + kan = lemparkan, (lemparkan bola-bola itu kembali ke keranjangnya).
  • Susun + kan = susunkan, (susunkan buku-buku itu dengan rapi di raknya).

5. Mendapatkan Makna “Lakukan Untuk Orang Lain”

Untuk memiliki makna ini, biasanya akhiran -kan disisipkan dalam kata kerja yang mana kata dasarnya sudah dalam bentuk transitif.

Contoh:

  • Ambil + kan = ambilkan, (ambilkan semua barang-barang bekas yang ada di gudang).
  • Dapat + kan = dapatkan, (untuk pembelian di atas 1 juta, dapatkan potongan harga sebesar Rp. 100.000).

6. Mendapatkan Makna “Membawa Masuk Ke-“

Untuk mendapatkan makna ini, biasanya akhiran -kan disisipkan pada kata benda yang mana menyatakan sebuah ruang ataupun wadah.

Contoh :

  • Asrama + kan = asramakan, (asramakan anak-anak ini agar dapat belajar bertanggungjawab dan disiplin).
  • Sekolah + kan = sekolahkan, (melihat bakat dan minatnya, sekolahkan ia di sekolah kejuruan).

7. Menyatakan Sungguh-Sungguh

Contoh :

  • Dengar + kan = dengarkan, (semua perkataan guru tersebut sebaiknya kamu dengarkan dengan seksama).
  • Rindu + kan = rindukan, (sepertinya yang ia rindukan adalah kedua orang tuanya yang telah tiada).

8. Menyatakan Dengan

Contoh :

  • Bayar + kan = bayarkan, (semua belanjaan ini, ia bayarkan dengan kartu kreditnya).
  • Pukul + kan= pukulkan, (agar bersih saat dijemur, pukulkan kasur itu menggunakan sapu lidi).

Dengan Adanya Awalan

1. Menyatakan Makna Benefaktif

Yang dimaksud disini adalah menyatakan perbuatan yang mana ditujukan untuk orang lain. Contoh :

  • Mem + baca + kan = membacakan, (Ayah membacakan dongeng untuk adik sebelum waktu tidur).
  • Mem + beli + kan = membelikan, (Ibu membelikan baju serta perlengkapan sekolah untuk kami menjelang akan masuk sekolah).
  • Mem + bawa + kan = membawakan, (Adi membawakan beberapa jenis kopi untuk tamu-tamunya).
  • Me+ masak + kan = memasakkan, (Ibu seringkali memasakkan makanan kesukaan kami).
  • Mem + buat + kan = membuatkan, (Kakak membuatkan mainan lucu dari kertas warna-warni).
  • Mem + bangun + kan = membangunkan, (Ayah membangunkan adik agar tidak terlambat ke sekolah).

2. Menyatakan Makna Menyebabkan Sesuatu

Akhiran -kan dapat menyatakan makna  menyebabkan sesuatu untuk melakukan perbuatan yang mana pada bentuk dasar dari kata tersebut. Contoh :

  • Me + terbang + kan = menerbangkan, (ayah menerbangkan pesawat mainan buatannya di taman untuk menghibur adik yang sedang sedih).
  • Mem + berangkat + kan= memberangkatkan, (Pak RT memberangkatkan beberapa lansia di lingkungannya untuk menunaikan ibadah umrah bersama).

3. Menyatakan Makna Sesuatu Menjadi

Akhiran -kan yang memiliki arti untuk bisa menyatakan makna sesuatu yang menjadi seperti bentuk kata dasar tersebut.

Contoh :

  • Me + luas + kan = meluaskan, (Ayah meluaskan taman yang ada di belakang rumah sebagai lahan untuk ibu menanam bunga).
  • Mem + betul + kan = membetulkan, (Kakak membetulkan mainan-mainan adik yang telah rusak tersebut).

4. Menyatakan Menyebabkan Sesuatu

Akhiran -kan yang dapat menyebabkan sesuatu menjadi ataupun menganggap sesuatu menjadi sebagai apa yang menjadi  pada kata dasarnya tersebut. Contoh :

  • Men + dewa + kan = mendewakan (menggangap sebagai dewa), Kebanyakan masyarakat di India mendewakan beberapa hewan-hewan tertentu.
  • Meng + qurban + kan = mengurbankan ( menyebabkan menjadi hewan kurban), Ayah akan mengurbankan sapi peliharaannya pada Idul Adha mendatang.

5. Menyatakan Membawa 

Menyatakan membawa ataupun memasukkan sesuatu ke dalam sebuah tempat tersebut yang ada pada bentuk dasar.

Contoh :

  • Me + penjara + kan = memenjarakan (memasukkan ke penjara), Polisi tersebut memenjarakan pelaku tindak kriminal yang berkeliaran di jalanan tersebut.
  • Me + seberang + kan = menyebrangkan (membawa ke seberang), Kakak menyeberangkan nenek-nenek yang ada di seberang jalan itu.

6. Menyatakan Kasuatif

Akhiran -kan yang menyebabkan sesuatu ataupun menjadikan sesuatu. Arti lain dari kausatif adalah berarti menggunakannya sebagai alat ataupun membuatnya dengan. Contoh :

  • Me + lembut + kan = melembutkan, (kakak melembutkan adonan kue dengan menggunakan bahan-bahan kue tertentu).
  • Meng + gosong + kan = menggosongkan, (aku tidak sengaja menggosongkan roti bakar itu).
  • Me + lempar + kan = melemparkan, (Ayah melemparkan tulang untuk anjing yang berkeliaran di luar pagar rumah).

7. Menyatakan Ringkasan Akan

Akhiran -kan yang bermakna sebagai ringkasan dari kata akan. Contoh :

  • Meng + harap + kan = mengharapkan, (Ibu mengharapkan konflik yang terjadi antar tetangga tidak berlarut-larut).
  • Meng + ingin + kan = menginginkan, (Kami semua menginginkan yang terbaik untuk keluargamu).

Nah itu tadi beberapa makna akhiran -kan dan contohnya dalam kalimat bahasa Indonesia. Tentu saja fungsi akhiran -kan ini akan membentuk arti yang berbeda dalam sebuah kata dasar tergantung dari penggunaannya. Semoga penjelasan diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

| |
Back to top button