Pendidikan

20 Contoh Frasa Verba Apositif

Kalimat dalam bahasa dan sastra Indonesia biasanya terdiri dari gabungan kata yang memiliki makna atau disebut dengan frasa. Jenis jenis frasa dibagi berdasarkan tiga kategori yaitu : berdasarkan jenis/kelas kata, fungsi unsur pembentuk, dan satuan makna yang dikandung. Sebelumnya kita telah membahas tentang frasa dalam bahasa indonesia dan contoh frasa verba koordinatif dalam kalimat. Dalam artikel ini kita akan membahas tentang penjelasan dan contoh frasa verba apositif.

Apositif berasal dari kata aposisi, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia aposisi  adalah ungkapan yang berfungsi menambahkan atau menjelaskan ungkapan sebelumnya dalam kalimat yang bersangkutan. Dalam konteks frasa, apositif berarti kata yang menerangkan kata sebelumnya.

Maka pengertian dari frasa verba apositif adalah gabungan kata yang menyatakan suatu pekerjaan atau tindakan, dimana dalam gabungan kata tersebut terdapat keterangan tambahan yang diselipkan.

Contoh :

  • Ia ditunjuk sebagai asisten pribadi, mengurus segala kebutuhan profesional sang direktur.
  • Aku memiliki tugas harian di rumah yaitu menyapu lantai dan mencuci piring.
  • Bisnis yang ia geluti, menjual beli barang bekas kini semakin maju setelah berjalan selama 2 tahun.
  • Dina bertindak sebagai seksi konsumsi, mengurusi persediaan makanan dan minuman bagi para tamu undangan.
  • Desainer itu akan mendesain kebaya dengan motif batik sebagai kostum peserta perwakilan Indonesia di ajang Miss Universe.
  • Tukang sapu yang menyapu jalan di depan kantor kelurahan sudah berumur 70 tahun.
  • Sungguh mulia pekerjaan seorang guru, mengajari seorang anak yang belum mengenal huruf dan angka hingga bahkan bisa menjadi ahli pendidikan.
  • Ia menugaskan salah satu pengawal pribadinya untuk mengawal keluarganya yang sedang berlibur ke luar kota.
  • Kalian sudah salah menilainya karena dia bukanlah pencuri, yang suka mengambil barang milik orang lain.
  • Bibi menjadi tukang masak di Panti Jompo Harapan Kasih, memasak makanan untuk orang tua usia lanjut yang tinggal disana.
  • Penjual gorengan itu menjajakan gorengannya kepada semua warga kampung.
  • Aku mendapat tugas piket hari ini, menyapu dan merapikan kelas sebelum pelajaran dimulai.
  • Seorang ibu muda yang juga berprofesi sebagai wanita karir biasanya akan mempekerjakan seorang pengasuh bayi untuk membantunya mengurus dan menyiapkan segala keperluan bayi.
  • Jaksa penuntut umum dalam kasus pembunuhan ini mengajukan tuntutan hukum kepada terdakwa dengan hukuman penjara seumur hidup.
  • Penjaga sekolah kami tidak pernah lalai dalam melaksanakan tugasnya menjaga keamanan dan sarana prasarana sekolah.
  • Sejak kecil kami suka membantu ibu memasak, memotong dan membersihkan sayuran yang akan dimasak.
  • Dia adalah perawat yang merawat ibuku saat terbaring lemah di rumah sakit karena penyakit usus buntu.
  • Saat besar nanti Dedi ingin menjadi seorang pesulap profesional yang melakukan atraksi sulap di depan ribuan orang.
  • Kami membutuhkan seorang notulen untuk meeting ini, yang akan menulis pembahasan isi rapat secara keseluruhan.
  • Seorang wartawan harus rela berkeliling kota dalam cuaca apapun untuk mencari dan mendapatkan sebuah berita.

Verba atau kata kerja tidak hanya berupa kata-kata yang menyatakan perbuatan atau tindakan namun juga dapat berupa kata-kata yang menyatakan proses, gerak, keadaan dan terjadinya sesuatu.

Demikianlah pembahasan kita kali ini tentang contoh frasa verba apositif. Semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

| |
Back to top button