Pendidikan

6 Jenis-Jenis Klausa Verbal dan Contohnya dalam Kalimat

Jenis-Jenis Klausa Verbal dan Contohnya dalam Kalimat – Salah satu jenis klausa dalam Bahasa Indonesia adalah klausa verbal. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), klausa merupakan gabungan kata yang sekurang kurangnya terdiri atas subjek dan predikat. Dalam istilah linguistik, verbal diartikan sebagai sesuatu yang bersifat verba atau mengandung kata kerja. Biasanya, kata kerja digunakan sebagai predikat dalam struktur kalimat. Bisa disimpulkan, klausa verbal adalah penggabungan kata yang sekurang-kurangnya terdiri atas subjek dan predikat yang mengandung unsur kata kerja.

Menurut Tarigan, 2009:77, klausa verbal terdiri atas dua jenis, yaitu kalusa transitif dan klausa intransitif, berikut ciri-ciri kedua klausa ini :

Klausa transitif

  • Kalusa transitif merupakan jenis klausa verbal yang predikatnya harus dilengkapi dengan objek.
  • Klausa verbal transitif bisa dirubah menjadi kalimat pasif.
  • Kata kerja pada klausa transitif menggunakan kata kerja berimbuhan me-, memper-, memper-i, memper-kan, me-i, dan me-kan.

Klausa intransitif

  • Klausa intransitif adalah jenis klausa verbal yang predikatnya tidak harus dilengkapi dengan objek.
  • Klausa verbal intransitif tidak bisa dirubah ke kalimat pasif.
  • Klausa intransitif menggunakan kata kerja berimbuhan ber-, ber-an, dan ter-. Namun, ada beberapa kata kerja berimbuhan me- yang masuk dalam kategori klausa verbal intransitif, misalnya: menari atau meraung.

Berdasarkan subjeknya, klausa transitif dibagi lagi menjadi empat kategori, yaitu klausa aktif, klausa pasif, klausa medial, dan resiprokal.

  • Klausa aktif adalah klausa yang subjeknya berperan sebagai pelaku dan predikatnya merupakan kata kerja berimbuhan meng, meng-i dan meng-kan, (Arifin, 2008:38).
  • Klausa pasif adalah klausa yang subjeknya berperan sebagai penderita dan predikatnya adalah kata kerja berimbuhan di-, ter-,  ber-an diawali kata kena.
  • Klausa medial adalah klausa yang subjeknya berperan sebagai pelaku sekaligus penderita, atau gabungan klausa aktif dan pasif.
  • Klausa resiprokal atau klausa reflektif adalah klausa yang subjek dan objeknya saling membalas.

Predikat dalam kalimat verbal yang digunakan adalah kata ulang berimbuhan ber-an atau diawali dengan kata saling. Untuk lebih jelasnya, berikut contoh klausa verbal transitif dan intransitif dalam bentuk kalimat.

1. Contoh Klausa Transitif :

  • Ayah membaca koran. (Predikat verbal : membaca)
  • Taufik sedang menulis puisi. (Predikat verbal : menulis)
  • Kucing itu melompati pagar rumah. (Predikat verbal : melompati)
  • Zainal menangisi kepergian anaknya. (Predikat verbal : menangisi)
  • Pak Usman memperbaiki atap rumahnya yang bocor. (Predikat verbal : memperbaiki)
  • Umar memperbarui aplikasi di ipad miliknya. (Predikat verbal : memperbarui)
  • Para petani memperluas lahan mereka. (Predikat verbal : memperluas)
  • Petugas Bina Marga memperlebar ruas jalan. (Predikat verbal : memperlebar)
  • Mereka mempermalukan Rudi di depan umum. (Predikat verbal : mempermalukan)
  • Dimas berhasil mempertahankan prestasinya di bidang olahraga. (Predikat verbal : mempertahankan)

2. Contoh Klausa Aktif :

  • Pak Ustaz mengajari para santri Bahasa Arab. (Subjek  yang menjadi pelaku : Pak Ustaz, predikat verbal : mengajari)
  • Para warga mengubur jenazah pada pukul 09.00. (Subjek yang menjadi pelaku : para warga, predikat verbal : mengubur)
  • Hari ini, Ibu Guru mengajarkan murid Matematika. (Subjek yang menjadi pelaku : Ibu Guru, predikat : mengajarkan)
  • Panitia menganggarkan uang sebesar 100 juta untuk kegiatan seminar hari ini. (Subjek yang menjadi pelaku : panitia, predikat verbal : menganggarkan)
  • Sehabis salat Subuh, aku mengantar Ibu pergi ke pasar. (Subjek yang menjadi pelaku : aku, predikat verbal: mengantar)
  • Fauzi memukuli temannya karena kesal. (Subjek yang menjadi pelaku : Fauzi, predikat verbal : memukuli)
  • Dendi melamar kerja di sebuah perusahaan multinasional. (Subjek yang menjadi pelaku : Dendi, predikat : melamar)
  • Dokter menganjurkan saya supaya makan dengan teratur. (Subjek yang menjadi pelaku : dokter, predikat : menganjurkan)
  •  Akhirnya, Ibu Ningsih mengakui Danar sebagai anaknya. (Subjek yang menjadi pelaku : Ibu Ningsih, predikat: mengakui)
  • Roni mengoleksi komik Jepang sejak SD. (Subjek yang mejadi pelaku : Roni, predikat : mengoleksi)

3. Contoh Klausa Pasif :

  • Dia ditahan polisi karena kasus kekerasan.  (Subjek yang menjadi korban : dia, predikat verbal : ditahan)
  • Ikan asin dicuri oleh kucing. (Subjek yang menjadi korban : ikan asin, predikat verbal : dicuri)
  • Ayah dipanggil Kepala Sekolah untuk menghadiri rapat besok. (Subjek yang menjadi korban : Ayah, predikat verbal : dipanggil)
  • Dede terbawa arus sungai saat berenang. (Subjek yang menjadi korban : Dede, predikat verbal : terbawa)
  • Galih tertabrak mobil tadi siang. (Subjek yang menjadi korban : Galih, predikat verbal : tertabrak)
  • Aku tersandung batu saat berjalan tadi pagi. (Subjek yang menjadi korban : aku, predikat verbal : tersandung)
  • Lukman terpikat wajah Risa yang cantik. (Subjek yang menjadi korban : Lukman, predikat verbal : terpikat)
  • Dia kena tipu penjahat. (Subjek yang menjadi korban : dia, predikat verbal : kena tipu)
  • Aji kena pukul Joni. (Subjek yang menjadi korban : Aji, predikat verbal : kena pukul)
  • Luki bercucuran darah di hidungnya. (Subjek yang menjadi korban : Luki, predikat verbal : bercucuran)

4. Contoh Klausa Medial  :

  • Dia masih merenungi nasibnya sendiri. (Subjek yang menjadi pelaku sekaligus korban : dia)
  • Lani melukai tangannya dengan sebilah pisau. (Subjek yang menjadi pelaku sekaligus korban : Lani)
  • Sedari tadi, engkau terus menggaruk kepalamu. (Subjek yang menjadi pelaku sekaligus korban : engkau)
  • Aku masih menyesali perbuatanku. (Subjek yang menjadi pelaku sekaligus korban : aku)
  • Dia sungguh meyakini keputusannya. (Subjek yang menjadi pelaku sekaligus korban : di)
  • Denok meragukan jalan pikirannya sendiri. (Subjek yang menjadi pelaku sekaligus korban : Denok)
  • Rully mencaci maki kekurangan yang dia miliki. (Subjek yang menjadi pelaku sekaligus korban : Rully)
  • Kucing itu menjilati ekornya sendiri. (Subjek yang menjadi pelaku sekaligus korban : kucing itu)
  • Ibu masih bersolek diri di depan cermin. (Subjek yang menjadi pelaku sekaligus korban : Ibu)
  • Rudi sedang mengobati luka di kakinya. (Subjek yang menjadi pelaku sekaligus korban : Rudi)

5. Contoh Klausa Resiprokal :

  • Aku bersalam-salaman dengan para tetangga.
    • Subjek dan objek yang saling membalas : aku dan para tetangga.
    • Predikat verbal yang menerangkan perbuatan saling membalas : bersalam-salaman.
  • Suara kicau burung bersahut-sahutan dengan suara kokok ayam.
    • Subjek dan objek yang saling membalas : suara kicau burung dan suara kokok ayam.
    • Predikat verbal yang menerangkan perbuatan saling membalas : bersahut-sahutan.
  • Mereka masih saling ejek dengan warga kampung sebelah.
    • Subjek dan objek yang saling membalas : mereka dan warga kampung sebelah.
    • Predikat verbal yang menerangkan perbuatan saling membalas : saling ejek.
  • Saat berjoget, kami saling senggol dengan penonton lainnya.
    • Subjek dan objek yang saling membalas : kami dan penonton lainnya.
    • Predikat verbal yang menerangkan perbuatan saling membalas : saling senggol.
  • Setelah Salat Idul Fitri, kami bermaaf-maafan dengan sanak saudara.
    • Subjek dan objek yang saling berbalas : kami dan sanak saudara.
    • Predikat verbal yang menerangkan perbuatan saling membalas : bermaaf-maafan.
  • setelah sekian lama, akhirnya mereka saling bicara dengan warga kampung sebelah.
    • Subjek dan objek yang saling membalas : mereka dan warga kampung sebelah.
    • Predikat verbal yang menerangkan perbuatan saling membalas : saling bicara.
  • Perdebatan itu membuat Fahrul saling benci dengan Farhan.
    • Subjek dan objek yang saling membalas : Fahrul dan Farhan.
    • Predikat verbal yang menerangkan perbuatan saling membalas : saling benci.
  • Saat di jalan, aku saling sapa dengan seorang teman lama.
    • Subjek dan objek yang saling membalas : aku dan seorang teman lama.
    • Predikat verbal yang menerangkan perbuatan saling membalas : saling sapa.
  • Tanpa sengaja, saya saling tatap dengan seorang perempuan.
    • Subjek dan objek yang saling membalas : saya dan seorang perempuan
    • Predikat verbal yang menerangkan perbuatan saling membalas : saling tatap.
  • Saat pertandingan berlangsung, seroang pemain timnas saling sikut dengan pemain lawan.
    • Subjek dan predikat yang saling membalas : seorang pemain timnas dan pemain lawan.
    • Predikat verbal yang menerangkan perbuatan saling membalas : saling sikut.

6. Contoh Klausa Intransitif :

  • Budi berlari. (Predikat verbal : berlari)
  • Malam ini, anak-anak Pramuka akan berkemah. (Predikat verbal : berkemah)
  • Ayah sedang sibuk berkebun. (Predikat verbal : berkebun)
  • Mereka pun berdamai. (Predikat verbal : berdamai)
  • Sampah plastik itu beterbangan. (Predikat verbal : beterbangan)
  • Mereka saling bertatapan. (Predikat verbal : bertatapan)
  • Pohon jambu itu tertebang. (Predikat verbal : tertebang)
  • Seluruh tubuhnya tersayat. (Predikat verbal : tersayat)
  • Anak macan itu meraung. (Predikat verbal : meraung)
  • Tasya masih saja meratap. (Predikat verbal : meratap)

Demikianlah  jenis-jenis klausa verbal dan contohnya dalam kalimat. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

| |
Back to top button