Pendidikan

69 Contoh Kata Sandang dalam Bahasa Indonesia

Contoh Kata Sandang dalam Bahasa Indonesia – Salah satu dari jenis-jenis kata dalam Bahasa Indonesia adalah kata sandang. Sebenarnya dalam Bahasa Indonesia, kata sandang tidak memiliki definisi khusus. Fungsi dari kata sandang dalam suatu kalimat adalah sebagai penjelas kata benda yang di letakkan di belakangnya. Selain itu, kata sandang juga digunakan sebagai kata ganti orang.

Walaupun tidak memiliki arti khusus, ada beberapa jenis kata sandang yang dikenal dalam penyusunan kalimat Bahasa Indonesia. Jenis jenis kata sandang dibedakan berdasarkan fungsinya, yaitu kata sandang untuk jumlah tunggal, kata sandang untuk jumlah jamak, dan kata sandang untuk netral.

  1. Kata Sandang untuk Jumlah Tunggal. Jenis kata sandang ini sebenarnya sudah jarang digunakan. Kata sandang tunggal memberikan arti pada sesuatu yang tunggal. Tipe kata sandang tunggal yaitu Sang, Sri, Hang, Dang, Hyang, dan Yang.
  2. Kata Sandang untuk Jumlah Jamak. Jenis kata sandang ini digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang jamak atau berjumlah banyak. Tipe kata sandang jamak yaitu Para, Kaum, dan Umat.
  3. Kata Sandang Netral. Jenis kata sandang ini ditujukan untuk menyeimbangkan. Tipe kata sandang netral yaitu Si dan Yang.

Agar lebih mengetahui dan membedakan setiap kata sandang, berikut diberikan beberapa contoh dalam kalimat Bahasa Indonesia.

Contoh Kata Sandang Tunggal

  • Sang Raja memerintahkan untuk mencari tabib yang mampu mengobati penyakit langka yang mewabah di masyarakat.
  • Sang Tikus mencoba mencari jalan keluar dari hadangan penuntut keadilan.
  • Petugas paskibra menangis karena gagal mengibarkan Sang Saka Merap Putih.
  • Sang mafia tak lagi berkutik di hadapan polisi.
  • Sang Ayah tetap giat bekerja meski badannya telah terasa remuk.
  • Alangkah cantiknya paras Sang Putri itu.
  • Sang Presiden didesak untuk mengusut tuntas dugaan kemunculan PKI.
  • Sang Ibu Negara tak pernah absen dalam menemani tugas kenegaraan Sang Kepala Negara.
  • Hati Sang pengagum rahasia sakit saat tahu orang yang ia kagumi telah tiada.
  • Sang Ratu merelakan raja untuk mencari selir lagi.
  • Sang pewaris tahta seharusnya dapat menjaga sikap di depan rakyatnya.
  • Harimau selalu tertipu oleh tipu muslihat Sang Kancil.
  • Sang Surya masih bersembunyi walaupun jam sudah menunjukkan pukul 10.00 WIB.
  • Kita harus mengibarkan Sang Merah Putih saat peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.
  • Sang Mahapatih merasa geram ketika mengetahui ada prajuritnya yang berkhianat.
  • Sri Sultan Hamengku Buwono meminta rakyat Jogja selalu berusaha menjaga keistimewaan Yogyakarta.
  • Rakyat meminta Sri Paduka Raja lebih memperhatikan kesejahteraan kaum lemah.
  • Hang Jebat menjadi pahlawan kebanggaan orang Melayu.
  • Hang Tuah dan Hang Bae bertemu untuk berunding.
  • Dang Siti merupakan primadona sehingga semua pria terpesona setiap kali melihatnya.
  • Masyarakat menyambut lamaran Hang Jebat untuk Dang Shinta.
  • Dang Aini selalu menunggu sang pujaan hati.
  • Keteguhan dan kesabaran Dang Siti tak pernah diragukan.
  • Umat Hindu bersama-sama berdoa kepada Sang Hyang Widhi.
  • Tak pernah kiranya cukup untuk memohon ampun kepada Yang Maha Kuasa.
  • Mintalah obat kepada Yang Maha Mengobati.
  • Vonis cerai telah dijatuhkan oleh Yang Mulia.
  • Jika kita bingung, mintalah petunjuk kepada Yang Maha pemberi Petunjuk.
  • Yang Maha Penyayang akan selalu menyayangi umatnya.

Contoh Kata Sandang Jamak

  • Umat muslim berusaha menjaga toleransi dengan umat lainnya.
  • Perayaan Natal oleh umat Kristiani dihormati oleh umat beragama lainnya.
  • Umat Hindu dan umat Islam hidup rukun berdampingan di Bali.
  • Lebaran tahun kemarin sempat ada sedikit intoleransi antara umat muslim dan umat non muslim.
  • Umat Hindu menyepi dari keramaian ketika hari raya Nyepi.
  • Umat Budha mengadakan acara rutin di Candi Borobudur.
  • Kaum jurnalis diminta memegang teguh kode etik jurnalisme.
  • Pemerintah harus cekatan dalam menangani ledakan kaum urban.
  • Kaum lemah hanya mengandalkan LBH ketika berkasus hukum.
  • Allah SWT mengazab kaum Soddom karena perilakunya yang buruk dan tidak sesuai tuntunan.
  • Dewasa ini, HP tidak hanya dimiliki kaum menengah ke atas.
  • Kini selalu dijunjung kesetaraan antara kaum wanita dan kaum pria.
  • Kaum waria masih menjadi keresahan di masyarakat.
  • Para politikus sedang mencari nama untuk maju Pemilu 2019.
  • Masyarakat tidak tenang jika demo para mahasiswa justru berakhir ricuh.
  • MC mempersilakan para hadirin berdiri ketika menyanyikan lagu Indonesia Raya.
  • Puskesmas sepi karena para staf sedang berlibur ke Pulau Bali.
  • Polisi menghimbau para suporter untuk tetap tenang.
  • Para gelandangan kejar-kejaran dengan Satpol PP.
  • Kepolisian akan menindak tegas para penggelap pajak.
  • Para guru meminta murid pulang lebih awal.
  • Para korban bencana terpaksa meminta bantuan kepada pengguna jalan yang lewat.

Contoh Kata Sandang Netral

  • Si kancil terkenal sebagai binatang yang cerdik.
  • Dennis mendapat julukan Si Gendut karena badannya yang berisi.
  • Si kutu buku tidak menghiraukan teman-teman yang terus saja mengejeknya.
  • Karena wajahnya yang berbeda, Pupun selalu dijuluki si anak pungut.
  • Si tampan terus saja mendapat perhatian para wanita.
  • Kepintaran Tania membuat guru-guru memanggilnya si cabe rawit.
  • Si Botak tidak bisa menyelesaikan semua tugas-tugasnya.
  • Tidak ada yang memperhatikan si malang itu, semua sibuk dengan urusan mereka sendiri.
  • Aku tidak mengingat orang yang menabrakku saat di pasar tadi.
  • Yang membawa setumpuk koran itu adalah kakakku.
  • Hana tidak tahu siapa yang mengirimkan surat ini.
  • Yang bersandar pada pohon kelapa itu adalah temanku sewaktu kecil.
  • Lesti mengira yang mengirimi bunga kepadanya setiap hari adalah Iwan.
  • Yang semalam mengaji dengan sangat merdu adalah Yusuf.
  • Kami berpendapat bahwa yang menyebarkan fitnah ini adalah kang Edward.
  • Semalam aku melihat ada yang mengintip dari balik jendela kamar.
  • Ibu tidak menemukan siapa yang mengetuk pintu rumah sedari tadi.
  • Yang mencuri kotak amal mushola ternyata adalah Manto.

Sekian pembahasan mengenai contoh kata sandang dalam Bahasa Indonesia. Semoga materi yang dipaparkan pada artikel ini mudah dipahami dan dapat bermanfaat bagi para pembaca. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

| |
Back to top button