Pendidikan

73 Contoh Kata Partikel dalam Kalimat Bahasa Indonesia

Contoh Kata Partikel dalam Kalimat Bahasa Indonesia – Setelah pada artikelnya sebelumnya membahas mengenai contoh kata sandang dalam Bahasa Indonesia, pada kesempatan kali ini akan dibahas contoh lain dari jenis-jenis kata dalam Bahasa Indonesia yaitu kata partikel. Kata partikel adalah sebuah kata yang terkait dengan kata lain. Keterkaitan ini ditujukan untuk memberikan makna yang utuh. Partikel –kah, -lah, -tah, dan –pun digunakan sebagai penegas dalam suatu kalimat. Kata partikel –kah berfungsi untuk mengubah kalimat deklaratif menjadi kalimat interogatif, membuat kalimat interogatif menjadi lebih baku, dan mempertegas kalimat interogatif. Partikel –lah berfungsi untuk memperhalus nada perintah, memberi ketegasan kalimat deklaratif dan kata ganti. Partikel –tah berfungsi membuat kalimat interogatif menjadi bersifat retoris. Sedangkan partikel –pun berfungsi sebagai penegas kata, memberikan makna perlawanan, dan memberi aspek inkoatif

Contoh Kata Partikel “-kah” dalam Kalimat

  • Siapakah sebenarnya yang meneror keluarga kita selama ini?
  • Akankah kita bisa mewujudkan cita-cita ayah dan ibu?
  • Kemanakah lagi kita harus mencari keberadaan nenek?
  • Mungkinkah ayah akan memaafkan kakak setelah apa yang ia perbuat?
  • Salahkah bila kita hanya berusaha tanpa disertai doa?
  • Adakah yang salah dalam sikapku selama ini?
  • Tahukan dia bahwa ada seseorang yang selalu berkorban untuknya?
  • Sadarkah kau bila kesuksesanmu bukan semata karena usahamu semata?
  • Dimanakah lagi kita harus mengistirahatkan kaki, sudah tak tahan lagi rasanya?
  • Benarkah apa yang telah kuperbuat selama ini?
  • Tunjukkan pada Rita perasaanmu sesungguhnya?
  • Bolehkan aku berkata tidak pada orang yang telah berjasa banyak untukku?
  • Bukankah Ana dan Anto adalah saudara kembar?
  • Normalkah jika pihak perempuan yang mengajukan lamaran terlebih dahulu?
  • Bagaimanakah semua kemalangan ini bisa menimpaku seorang?
  • Sudah tidurkah Rini sesore ini?
  • Bertambah dewasakah Lesti setelah tinggal di pesantren selama 6 bulan terakhir ini?
  • Sudahkan aku menunjukkan tanggung jawabku terhadap keluarga, aku merasa sangat cuek terhadap mereka?
  • Tunduk dan patuhkah rakyat kepada pemimpinnya di zaman sekarang ini?
  • Tidak malukah ia berpbuat seperti itu di hadapan orang banyak?
  • Percayakah ayah dna ibu atas semua perkataanku?
  • Tak ingatkah ia kepada azab yang pasti menantinya kelak?
  • Setujukah kau jika aku berniat keluar dari rumah ini secepatnya?

Contoh Kata Partikel “-lah” dalam Kalimat

  • Bimolah yang bertanggungjawab atas kericuhan yang terjadi selama perlombaan di sekolah.
  • Negaralah yang seharusnya bertanggungjawab atas nasib anak-anak terlantar.
  • Menurut keterangan warga, Alexlah yang terlebih dahulu memukul Andre.
  • Bagi ayah, si bungsulah yang beliau harapkan menjadi kebanggaan keluarga.
  • Berikanlah perhatianmu kepada orang tua selama mereka masih ada.
  • Bertahanlah atas semua ujian yang Allah SWT berikan kepadamu.
  • Rumah kosong itulah yang diisukan menjadi sarang sosok gaib.
  • Justru neneklah yang selama ini mengurus dan merawat rumah.
  • Hanya doa dan imanlah yang mampu melawan hal-hal yang tidak baik.
  • Ayahlah yang berhak memutuskan segala hal di rumah ini.
  • Bukan ketua RT, akan tetapi wargalah yang lebih berhak menentukan apa yang terbaik untuk kampung ini.
  • Bukan harta, perhatianlah yang sangat dibutuhkan Riska sekarang.
  • Watilah yang selalu diharapkan ibu berada di sampingnya.
  • Dalam pandangan Pak Wawan, hartalah satu-satunya tujuan hidupnya sekarang.
  • Kecantikan fisiklah yang selama ini selalu dicari oleh Indah.
  • Ajarkanlah agama kepada setiap anak, maka masa depan mereka akan terjamin.
  • Buanglah segala prasangka agar terhindar dari penyakit hati.
  • Berdoa dan bertawakallah kepada Allah, maka semua pasti akan baik-baik saja.
  • Kenalkanlah anak-anak dengan sholat dan Al Quran sejak ini agar mereka menjadi anak yang berkepribadian lembut tapi kuat.
  • Jadilah orang yang mengerti dan perhatian kepada orang lain.
  • Tunggulah semua dengan sabar, maka semua akan indah pada waktunya.
  • Kulinerlah yang menjadi pilihan Winda untuk berwirausaha.
  • Hanya rumah inilah satu-satunya kenangan dari ayah dan ibu.

Contoh Kata Partikel “-tah” dalam Kalimat

  • Siapatah sebenarnya orang tua kandungku?
  • Dimanatah aku bisa menemukan para pekerja yang berkomitmen tinggi pada pekerjaannya?
  • Apatah arti dari semua perhatiannya selama ini kepadaku?
  • Manatah yang lebih penting antara sekolah atau karir?
  • Penyesalantah yang sekarang ia rasakan?
  • Bagaimanatah kami bisa lolos dari perangkap para penjahat ini?
  • Sudah tibatah aku pada waktu terpenting dalam hidup?
  • Manatah impian yang dari dahulu ada dalam angan-anganku?
  • Apatah gunanya aku hidup tanpa agama?
  • Kapantah aku bisa keluar dari semua penderitaan ini?

Contoh Kata Partikel “-pun” dalam Kalimat

  • Aku pun akan turut serta dalam kegiatan bakti sosial ini.
  • Jangankan berlari, berjalan pun Romi sudah kelelahan.
  • Bukan hanya hewan dan manusia, tumbuhan pun butuh nutrisi untuk tumbuh dan berkembang.
  • Kondisi lingkungan yang bersih dari sampah pun belum menjadi terbebas 100% dari ancaman penyakit DBD.
  • Keamanan masyarakat pun harus menjadi prioritas penting pemerintah.
  • Ikan ada yang berkembang biak dengan cara melahirkan.
  • Jangankan orang lain, anaknya pun tidak dihiraukan ketika sakit.
  • Tidak hanya prestasi akademik yang penting, keterampilan sosial dan psikomotor juga perlu dikembangkan.
  • Pendidikan akhlak pun harus menjadi prioritas dalam proses belajar mengajar di sekolah.
  • Bukan hanya keluarga dekat yang diundang, Rudy pun tak lupa mengundang teman-teman lamanya.
  • Hujan kemarin bukan hanya menyebabkan banjir, tanah longsor pun akhirnya terjadi di beberapa tempat.
  • Rakyat kecil pun berhak atas pendidikan dan kesehatan yang layak.
  • Ayah pun memutuskan untuk menunda perjalanan karena ibu sakit.
  • Liza pun ikut terjangkit penyakit DBD.
  • Benda mati seperti motor dan mobil pun perlu biaya untuk perawatan.
  • Keadaan jiwanya pun akhirnya ikut terganggu akibat setumpuk permasalahan dalam hidupnya.
  • Bahkan berlari pun sudah tidak boleh dilakukan oleh Bagus karena cedera tungkainya.

Sekian pembahasan mengenai contoh kata partikel dalam kalimat Bahasa Indonesia. Semoga materi yang dipaparkan pada artikel ini mudah dipahami dan dapat bermanfaat bagi para pembaca. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

| |
Back to top button