Pendidikan

Jenis-Jenis Imbuhan Serapan dan Contohnya dalam Kalimat

Dalam bahasa Indonesia, terdapat begitu banyak imbuhan yang masing-masing memiliki fungsi dan kedudukan yang berbeda. Salah satunya adalah imbuhan serapan. Imbuhan serapan adalah imbuhan yang berasal dari kata asing dan memiliki fungsi sebagai kata benda atau kata sifat. Hanya saja, secara umum maknanya hanya untuk menandai kata sifat saja.

Bahasa yang diambil untuk imbuhan serapan ini pun berasal dari berbagai negara, mulai dari Inggris, Arab, Prancis, Belanda dan lain-lain. Dan dari asalnya inilah imbuhan serapan terbagi menjadi 3 jenis, yaitu :

1.  Berasal dari bahasa Sanskerta

Imbuhan yang diambil dari bahasa Sankerta kemudian diadaptasi dengan kata-kata Indonesia baku, seperti : -man, -wati, -wan. Contoh :

  • Affandi koesoema dan Basuki Abdullah, adalah salah satu dari anak bangsa yang menjadi seniman yang berkarya dan terkenal hingga ke luar negeri.
  • Busana batik yang dikenakan para peragawati itu membuat pengunjung berdecak kagum.
  • Menurut penelitian para ilmuwan, dampak dari pemanasan global dengan melelehnya kutub es, maka sebagian besar pulau di Indonesia akan tenggelam.

2. Berasal dari bahasa Arab

beberapa contoh imbuhan yang diambil dari bahasa Arab kemudian diadaptasi kedalam bahasa Indonesia adalah : -wi, -iah, -i. Contoh :

  • Di zaman teknologi yang semakin canggih ini, banyak orang berlomba-lomba mengejar kehidupan duniawi mereka.
  • Berinteraksi, hidup dalam kelompok, bekerjasama adalah sebagian dari sifat manusia yang alamiah.
  • Secara kodrati, manusia merupakan mahluk individu dan sebagai mahluk sosial.

3. Berasal dari bahasa Inggris

Contoh imbuhan yang diserap dari bahasa Inggris dan di pakai dalam bahasa Indonesia baku, adalah : -is, -isasi, -istis. Contoh :

  • Setiap individu memiliki sifat egois dalam dirinya, tergantung bagaimana masing-masing dari kita mengontrolnya.
  • Dalam menghadapi perdagangan bebas, perusahaan itu sudah menetapkan standarisasi dari kualitas produk mereka.
  • Untuk hidup layak, kita harus realistis dan materialistis dalam menghadapi keadaan.

Selain imbuhan yang mendapat serapan dari bahasa asing, kata yang kita gunakan pun juga mendapat serapan dari bahasa asing. Berikut penjelasannya.

1. Kata Serapan dari Bahasa Inggris

Sebagai bahasa Internasional, tak heran jika bahasa Inggris sering kali di adaptasi ke dalam bentuk bahasa negara lain, termasuk bahasa Indonesia. Berikut beberapa contoh kata serapan dari bahasa Inggris.

  • Actor = aktor
    • Sebagai seorang Aktor yang tampan, tak heran jika Adipati Dolken memiliki banyak penggemar.
    • Salah satu Aktor Indonesia yang telah berhasil ikut dalam produksi film Hollywood adalah Joe Taslim.
    • Setelah berhasil dalam dunia perfilman, kini Aktor tampan asal Amerika tersebut mencoba merambah ke dunia tarik suara.
  • Application = aplikasi
    • Saat ini untuk mendapatkan aplikasi pada smartphone sangat mudah.
    • Beragam aplikasi booking hotel muncul dengan menawarkan berbagai kelebihannya masing-masing.
    • Handphone adik hanya dipenuhi dengan aplikasi game offline.
  • Bus = bis
    • Setiap hari Fitri berangkat dan pulang kerja menggunakan bis.
    • Tepat pukul 10 siang bis langganan Anang datang menjemputnya.
    • Ternyata pengendara bus yang kecelakaan di jalan tol tersebut sedang dalam pengaruh minuman keras.
  • Ballon = balon
    • Anak-anak begitu senang bermain balon yang di kreasi dengan bentuk-bentuk lucu.
    • Pada perayaan ulang tahun Rita, rumahnya dipenuhi dengan balon beraneka warna.
    • Di Wonosobo sering di adakan festival balon udara.
    • Saat bermain di taman kemarin, balon milik Irma terbang dan tersangkut di pohon.
  • Aquarium = akuarium
    • Kemarin ayah membeli akuarium lengkap dengan bebatuan kecil dan filter airnya.
    • Saat pergi ke rumah kakek Adi mendapat hadiah ikan dan kemudian ia meletakkannya di akuarium.
    • Setiap minggu Satria bertugas untuk membersihkan akuarium.

2. Imbuhan dari Bahasa Belanda

Karena bangsa Indonesia kurang lebih 3,5 abad dijajah oleh bangsa Belanda, maka tak heran jika bahasa Belanda pun banyak diserap ke dalam bahasa Indonesia, seperti :

  • Atleet : atlet
    • Susi Susanti merupakan salah satu atlet bulutangkis kebanggaan Indonesia.
    • Saat dewasa nanti, Arif bercita-cita menjadi seorang atlet renang.
    • Meskipun harus melalui perjalanan yang panjang, Bagas yakin ia akan menjadi atlet basket internasional.
    • Tak ada yang menyangka jika wanita anggun itu merupakan seorang atlet silat sabuk hitam.
  • Akte = akta
    • Sebagai tanda bukti kelahiran anak, orang tua harus membuat akta.
    • Salah satu persyaratan yang harus Anda bawa untuk membuat SKCK adalah akta kelahiran.
    • Beberapa pekan lalu, Pemerintah membagikan akta tanah bagi sebagian masyarakat di daerah Jawa Timur.
    • Akta otentik itu merupakan surat penyataan resmi yang harus di tandatangani di hadapan notaris.
  • Berichten = berita
    • Asri adalah seorang pembawa berita di salah satu stasiun TV swasta.
    • Setiap pagi ayah selalu menyempatkan diri untuk membaca berita baru di koran.
    • Hari ini tak terdengar satu berita pun yang menyangkut nama Ida.
    • Sudah sejak lama tak terdengarkabar beritanya di perantauan.
  • Chocolade = coklat
    • Selain es krim, makanan kesukaan Ani adalah coklat.
    • Ibu membutuhkan coklat batang untuk membuat kue tart.
    • Adik sedang memakan pisang coklat yang dibelinya dari kedai depan sekolah.
    • Buku itu disampul kakak dengan sampul berwarna coklat.

3. Imbuhan dari Bahasa Arab

Mengapa bahasa Arab banyak diserap dalam bahasa Indonesia? Sebab negara Arab sering melakukan transaksi jual beli dengan Indonesia. Selain itu, Arab dan Indonesia merupakan negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam sehingga bahasa dan istilah yang digunakan sering kali sama. Berikut adalah beberapa kata yang diserap dari bahasa Arab.

  • Abad = abad
    • Jika dihitung satu abad artinya sama dengan 100 tahun.
    • Sekitar 1 abad lalu kerajaan Majapahit berhasil menguasai hampir seluruh wilayah Jawa.
    • Candi ini merupakan peninggalan kerajaan Singosari yang berdiri sejak seabad lalu.
  • Abadi = abadi
    • Setiap mahluk yang hidup di dunia ini tidak ada satu pun yang abadi.
    • Satu keajaiban yang abadi dalam dunia ini adalah kasih sayang seorang ibu kepada anaknya.
    • Sesungguhnya manusia hidup di dunia hanya sedang mencari bekal kehidupan yang abadi nanti.
  • Haram = haram
    • Islam telah menjelaskan pada seluruh umatnya melalui kitab suci Al-Qur’an tentang apa saja makanan yang haram dikonsumsi.
    • Ayahnya selalu memberikan uang haram pada ibu dan adiknya, sehingga tak heran jika anaknya menjadi anak yang nakal.
    • Semua produk, baik makanan, make up dan produk lain yang mengandung minyak babi adalah produk haram bagi umat muslim.
  • Halal = halal
    • Nature adalah salah satu produk asal Korea yang sudah memiliki sertifikat halal dari MUI.
    • Saat berkunjung ke Thailand, pastikan Anda jeli dalam memilih makanan yang halal atau haram.
  • Jumat = jumat
    • Setiap jumat seluruh pria muslim di wajibkan untuk menunaikan sholat Jumat di masjid.
    • Hari jumat adalah hari  kemenangan bagi umat muslim di seluruh dunia.
    • Di sekolah kami, setiap hari jumat, diwajibkan mengenakan pakaian batik.

Demikianlah jenis-jenis imbuhan serapan dan contohnya dalam kalimat bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

| |
Back to top button